Mengkritisi Teks Pidato Presiden Joko Widodo dalam Pelantikan Periode 2019-2024

  • Analisis dari Hakikat Pemahaman Pancasila, Sistem Filsafat, dan Ideologi Bangsa :                         Pada kesempatan itu, Jokowi menekankan agar seluruh elemen masyarkat tidak terjebak dalam rutinitas yang monoton. Setelah mendobrak rutinitas, Presiden juga mengatakan, prioritas lain yakni peningkatan produktivitas, khususnya birokirasi. Dia menekankan agar para pejabat mengutamakan pelayanan serta berorientasi pada hasil, bukan proses. Selama 5 tahun ke depan, Jokowi memaparkan lima fokus pemerintahannya. Salah satunya pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama. Ia mengungkapkan pentingnya kerja sama industri dan endowment fund untuk manajemen SDM.
  • Analisis Pancasila sebagai Sistem Ketatanegaraan Indonesia Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia :                                                                           Pada pidato pelantikan tahun 2019 ini, Jokowi mengutarakan harapannya agar Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah pada 2045. Presiden juga berharap agar pada 2045 mendatang, Indonesia menjadi negara maju. Jokowi menargetkan pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp 320 juta per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. Presiden menyampaikan harapannya yakni peningkatan produk domestik bruto hingga 7 triliun dollar AS per tahun. Selain itu, mimpi agar Indonesia sudah masuk dalam 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan yang mendekati nol persen.
  • Analisis Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan :                                                                           Selama 5 tahun ke depan, Jokowi memaparkan lima fokus pemerintahannya. Salah satunya melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi. Infrastruktur tersebut nantinya dapat mempermudah akses ke kawasan wisata yang dapat mendongkrak lapangan kerja baru dan mengakselerasi nilai tambah perekonomian masyarakat.

Pidato pertama Presiden Jokowi yang disampaikan dalam rapat paripurna MPR seusai dilantik telah menumbuhkan semangat optimisme bangsa Indonesia. Pak Jokowi yang memasuki masa jabatan kedua memberikan pidato yang penekanannya ada pada sisi perbaikan birokrasi dan upaya mencapai target kemakmuran bangsa dari sisi ekonomi. Target pada 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka untuk membawa negara Indonesia dalam jajaran negara maju, merupakan cita-cita bersama yang harus didukung semua pihak. Untuk merealisasikan itu, menurut saya, harus dilakukan langkah-langkah besar dan strategis seperti inovasi, peningkatan daya saing serta dukungan dari segenap elemen bangsa. Keinginan untuk memangkas birokrasi yang menghambat investasi layak diapresiasi termasuk menempatkan tenaga fungsional berdasarkan keahlian dan kompetensi. Selain itu menurut saya, begitupun dengan keinginan menyederhanakan sejumlah peraturan perundang-undangan untuk merangsang investasi. Saya menilai, orientasi pembangunan yang Indonesia sentris harus terus mendapat dukungan agar mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Saya menilai semua itu akan tercapai dengan dukungan penuh dari segenap elemen bangsa dengan mengesampingkan kepentigan kelompok dan golongan.

Oleh : Laras Kinanti Mutiara Putri

Komentar